Berbagi Mimpi, bolehkah ?

Well, saya mendapatkan fakta yang menarik setelah berbincang dengan suami dan beberapa suami orang šŸ˜€

jangan sembarangan berbagi mimpi dengan pasangan, hati-hati, nanti bisa membuat pasangan anda pusing tujuh turunan!

WOW! Benarkah ?

setidaknya kesimpulan awal saya demikian

semua itu bermula ketika ….saya bertanya ke suami

|ayah ga ngasih bunda kado ultah ?|bunda minta nya yang ga kebeli, gimana bisa ngasih|emang bunda minta apa?|ruko, berlian, jam emas..dll|oooo itu kanĀ cuman kepinginan aja sayang, tapi kan ga minta ke ayah *?!?!*Ā | ya sama aja, kan jadi kepikiran|ow ow ow, ga perlu dipikirin sayang, nyante aja, itu bunda cuman kepengen2 doang, ga serius

saya emang pengen beli ruko, untuk investasi, bisa buat dagang apa saja, itung2 memulai bisnis dari ruko itu, tapi kalo berlian dan jam emas, itu sekedar lipsinc saja, tidak benar2 kepengen beli itu, SUNGGUH!

sebagai contoh : jika saya diperlihatkan perhiasan/berlian, pasti langsung nyeletuk : WAH, PENGEN!

kalao istri2 lain, bisa jadi kepengen juga, tapi tidak langsung nyeletuk kayak saya. hiks!

menurut saya, hidup itu mesti ada daya dorong nya, keinginan-cita-cita- mimpi adalah daya dorong supaya kita suksses meraih VISI hidup, apakah cuman sekedar begini2 saja ataukah berkontribusi nyata buat umat ? nah dengan punya keninginan2 itulah, saya lebih bersemangat menjalani hidup

seorang teman berkata : “gw klo dah denger istri gw kepengen ini itu, langsung setress gw”

ow, jadi begitukah ?Ā wah ga kebayang gimana perasaan suami tercinta mendengarĀ celotehan and mimpi2 ku selama ini

yang pengen ambil S2 lah, kursus renang lah,Ā make a trip 3 bulan sekali, de el el, pastinya dia pusing sekali

tapi, masak iya kita ga boleh berbagi mimpi ama pasangan ? bukannya salah satu pintu percepatan rezqi menurut bang Ippho adalah keselarasan keinginan dengan pasangan ?

gimana supaya ketika kita mengumbar mimpi2 ga bikin pasangan setress?

Nah itu dia yang mesti saya pelajari lebih jauh,

mungkin, tidak asal ceplos pengen ini itu jika tidak menyampaikan maksud dibalik keinginan itu

sebisa mungkin menahan di dalam dada jika menginginkan sesuatu yang kiranya sulit atau tidak mau direalisasikan saat ini

meluangkan waktu seminggu sekali untuk berbagi mimpi dengan si dia, dalam suasana yang sersan…selipkan dalam agenda mingguan

yah, harus segera dicoba cara-cara tersebut diatas

saya berani mengambil kesimpulan kedua : bukan berbagi mimpi yang salah, tapi cara menyampaikan nya yang perlu dibenerin

FIGHTING!!!

bagaimana menurut anda ?

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: