bersabarlah

ada tausiyah dari ikhwah menjelang nikah :

Ass.wr.wb.Innal hamdalillah, wa sholawat ‘alaa rosulillah, ‘amma
ba’du.

Ukhti Suroiyah fillah, kelahiran, rizqi, jodoh dan kematian
adalah perkara ghoib yang telah sedang dan akan kita alami. Satu hal
yang teramat penting adalah bagaimana kita memposisikan hati kita.
Hendaknya kita bisa menjadikan hati kita ini termasuk Qolbun
Syakirun yakni hati yang senantiasa mensyukuri semua ni’mat 4JJ1
apapun wujud ni’mat itu, baik ni’mat yang menyenangkan maupun yang
tidak menyenangkan secara dhohir. Qolbun Syakirun adalah salah satu
dari 7 indikator kebagiaan menurut shohabat Ibnu Abbas ra yang
menjadi pilar utama untuk meraih mawaddah wa rohmah dalam biduk
keluarga.

Ukhti Fillah, jodoh atau pasangan hidup merupakan salah satu ni’mat
pemberian 4JJ1 yang wajib kita syukuri. Perlu mempersiapkan ribuan
kesabaran untuk membina dua hati yang berbeda sehingga tercapai
keselarasan dan keharmonisan hubungan suami isteri untuk mencapai
keridhoan 4JJ1. ” Dan boleh jadi kamu mencintai sesuatu padahal itu
buruk bagi kamu dan boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal itu 
baik bagi kamu. 4JJ1 Maha Mengetahui sedangkan kamu tidak
mengetahui” demikian salah satu terjemah kandungan ayat pada QS Al
Baqoroh yang bisa kita jadikan pijakan untuk mencintai dan membenci
sesuatu hanya karena 4JJ1. Boleh jadi suatu saat anti melihat
sesuatu yang kurang berkenan dari suami, maka ingat dulu ayat
tersebut, boleh jadi apa yang anti benci adalah sesuatu yang justru
4JJ1 sangat menyukainya demikian pula sebaliknya. Sekali lagi saat
ini yang perlu dipersiapkan adalah mencadang sebanyak mungkin
amunisi kesabaran anti, meskipun anti telah mengenal banyak tentang
calon suami anti, yakinlah masih banyak sifat lain yang belum anti
ketahui. Di sinilah amunisi kesabaran anti harus dikeluarkan. Dengan
persiapan yang matang tersebut dan dengan tetap senantiasa
bermunajat kepada 4JJ1, isya4JJ1, 4JJ1 akan melimpahkan mawaddah wa
rohmah pada keluarga anti. Insya4JJ1 akan terlahir banyak generasi
baru Islam yang akan bergerak mengibarkan panji-panji Islam dengan
menyuarakan “Telah datang Al Haqq dan kebatilan akan Sirna”
Uhti fillah, pernikahan adalah separoh dari agama, raihlah itu
bersama suami anti dan lengkapi separoh yang lain dengan mengikuti
syariat 4JJ1 bersama suami dan jundi-jundi.
Yang terakhir kami sekeluarga, Budi Prasojo, Bulkis Mutiarin,
Muhammad Hizbul Lathif, Muhammad Hizbun Nashr, Muhammad Hizbul Aziz
dan Lathifatun Nazihah mengucapkan “Baarokallohu laka wa
baaroka ‘alaika wa jama’a bainakuma fii khoir”.

2 Responses

  1. selamat datang di dunia ‘beneran’. memang benar taushiyah ikhwah di atas: jodoh atau pasangan hidup merupakan salah satu ni’mat pemberian 4JJ1 yang wajib kita syukuri. Perlu mempersiapkan ribuan kesabaran untuk mencapai keridhoan-Nya.
    seperti yang pernah saya bagi di sini, seorang ustadz dari jkt berpesan kpd saya (dan tentunya semuanya) kelak setelah menikah agar lebih mendahulukan kewajiban, mencari kebaikan jika ada masalah, toleransi dalam selera (makan misalnya) dan memperbanyak sabar .
    inilah dunia ‘beneran’. saya yakin kalian menguasai banyak teori, sekarang lahan praktek itu sudah terhampar di depan kalian, maka praktekanlah. namun sebagai orang tua (cieh … sok tua) sangat memahami bahwa teori tak semanis kenyataan. kadang hanya karena masalah makan kurang pedas jadi masalah dan problem kecil lainnya pun kadang bak kerikil kehidupan. namun itulah indahnya berkeluarga.
    namun saya berkeyakinan, kalian mampu melewati masalah klasik perkeluargaan. Insya Allah. Baarakallah …. kalian patut bersyukur karena telah menggenggam 1/2 agama. tinggal mencari yang 1/2nya lagi untuk mencari keridhoan Allah.

  2. amin
    insyaAllah , saling mendo’akan ya

Leave a Reply